Nabi Ilyas a.s.
Dan Kami telah kurniakan kepada Nabi Ibrahim: (anaknya) Ishak (dari isterinya Sarah), dan (cucunya) Yaakub. Tiap-tiap seorang (dari mereka) Kami telah berikan petunjuk, dan Nabi Nuh juga Kami telah berikan petunjuk dahulu sebelum itu; dan dari keturunan Nabi Ibrahim itu (ialah Nabi-nabi): Daud, dan Sulaiman, dan Ayub, dan Yusuf, dan Musa, dan Harun. Dan demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berusaha supaya baik amal perbuatannya.
Dan (dari keturunannya juga ialah Nabi-nabi): Zakaria, dan Yahya, dan Isa, dan Ilyas; semuanya dari orang-orang yang soleh.
Dan sesungguhnya Nabi Ilyas adalah dari Rasul-rasul (Kami) yang diutus.
(Ingatkanlah peristiwa) ketika ia berkata kepada kaumnya: “Hendaklah kamu mematuhi suruhan Allah dan menjauhi laranganNya.
“Patutkah kamu menyembah berhala Ba’la, dan kamu meninggalkan (ibadat kepada) sebijak-bijak pencipta?
“Iaitu Allah Tuhan kamu, dan Tuhan datuk nenek kamu yang telah lalu!”
Maka mereka mendustakannya; akibatnya mereka tetap akan dibawa hadir (untuk diseksa),
Kecuali hamba-hamba Allah yang dibersihkan dari sebarang syirik (maka mereka akan terselamat, dan mendapat sebaik-baik balasan).
Dan Kami kekalkan bagi Nabi Ilyas (nama yang harum) dalam kalangan orang-orang yang datang kemudian:
“Salam sejahtera kepada Nabi Ilyas!”
Demikianlah sebenarnya Kami membalas orang-orang yang berusaha mengerjakan kebaikan.
Sesungguhnya Nabi Ilyas itu dari hamba-hamba Kami yang beriman.
